Lia

WELCOME TO BLOGER JINGGA

Senin, 09 April 2012

kutulis dengan tinta merah dengan judul

"sunami kecil dihatiku"
(karna bertepatan dengan sunami di Jepang)
untuk sebuah masa silam


seikat janji seikat dusta bagimu sama rasanya...
namun ku tak melihat karna cinta butalah mataku.
diatas rindu rela kulakukan  mendaki mahligai dosa
sayang............pengorbananku kau jadikan permainan.
cinta tulus mulus kusembahkan padamu,namun semua tiada arti bila semua kau ganti dengan hinaan dimataku.
....kekasih.... demi cinta kita,mata telinga mulut kututup semua.
....kekasih....demi rindu kita semua segala usaha tlah ku coba,tapi apalagi yang harus kulalui,,,,,,bungaku layu dilembah madu.

tepat hari Jumat sehabis subuh tanpa sengaja langkahku serasa terayun dengan petunjuk dari Tuhan,mungkin Tuhan tau agar semua tak berlanjut lebih lama.
tapi Tuhan.....karna goncangan itu hatiku hancur bagai serpihan-serpihan.
dan serpihan kenangan itu kini berserakan dimana-mana dan tak sanggup lagi aku merangkainya dengan utuh,hingga menyerupai seonggok sampah yang terbuang.
serasa lelah aku menutupi tangis dengan senyuman,jiwa ini mati karena penyakitnya namun ia menyembunyikan penyakitnya itu dari orang-orang yang menjenguknya.
betapa pilu arwah ini mengadukan cintanya yang dia berikan kepada selain hati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar